Honda Jazz Facelift Kembali diluncurkan di Jepang

Honda Jazz Facelift

Honda Motor Company (HMC) meluncurkan lineup terbarunya di kelas Hatchback yang diberi nama All New JazzFacelift pada 25 September lalu dan digadang-gadang sebagai mobil paling irit bahan bakardi Jepang. Honda Jazz Facelift ini memang hanya akan diluncurkan di pasar domestik atau Jepang saja tetapi seiring berjalannya waktu, tidak menutup kemungkinan untuk dipasarkan secara global termasuk di Indonesia.

Mobil ini sengaja diluncurkan oleh HMC untuk mendongkrak tingkat penjualan Honda di Jepang yang kurang baik dan menjadi amunisi untuk menghadapi krisis ekonomi global yang sedang melanda akibat menguatnya mata uang dollar Amerika. Selain itu, Honda JazzFacelift juga diluncurkan untuk merebut kembali posisi teratas mobil hatchback di negeri sakura yang saat ini diduduki oleh Toyota tak lama setelah peluncuran generasi pertama Honda JazzFacelift di tahun 2013 lalu.

Honda memang bukan kali ini saja meluncurkan produk Honda JazzFacelift karena tepatnya pada tahun 2013 lalu, HMC sudah meluncurkan lineupini di segmen Hatchback untuk pertama kalinya. Pada waktu itu, Honda JazzFacelift hadir pertama kali dengan merekHonda Jazz GK5 Hybrid dan langsung mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Jepang karena keiritan penggunaan bahan bakarnya.

Honda Jazz GK5 Hybrid mampu menghabiskan konsumsi BBM 36,4 km/liter yang langsung merebut posisi Toyota Aqua sebagai raja mobil teririt saat itu. Namun, sebaik apapun kualitas suatu mobil pasti tetap memiliki celah dan kelemahan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh Toyota untuk menjatuhkan posisi Honda dengan menciptakan Toyota Aqua versi baru yang menghabiskan konsumsi bahan bakar 37 km/liter.

Pada tahun 2015 ini, Honda langsung memproduksi lineup All New JazzFacelift untuk kembali merebut posisi teratas dengan melakukan perombakan berskala besar dan kecil. Dari segi mesin, HMC menghadirkan 2 pilihan varian yaitu Konvensional dan Hybrid dengan kapasitas dan transmisi yang berbeda. Untuk varian Konvensional, HMC menggunakan mesin Atkinson cycle berkapasitas 1.3-liter dan mesin i-VTEC berkapasitas 1.5-liter yang didukung dengan transmisi 5-percepatan manual dan 6-percepatan otomatis (CVT).

Sedangkan untuk varian Hybrid, HMC menggunakan mesin Atkinsonhybrid berkapasitas 1.5-liter yang dilengkapi dengan transmisi 7-percepatan otomatis (DTC). Warga Jepang sendiri lebih memilih varian Hybrid yang didukung berbagai infrastruktur memadai sehingga tidak akan mengalami kesulitan dalam mengisi ulang battery.

Perubahan yang paling terlihat pada All New JazzFacelift adalah dari segi desain interior dan eksteriornya. Dari segi eksteriornya, lineup teranyar ini menggunakan grill depan yang lebih tebal dan dikelilingi oleh aksen krom serta desain velg yang juga dilapisi dengan krom. Selain itu, perubahan yang mencolok pada mobil Honda ini adalah pilihan warna yang lebih banyak dan keren untuk varian Hybrid yaitu warna MidnightBlueBeamMetallic dan BlueOpalMetallic.

Dari segi interiornya, HMC juga menambahkan beberapa fitur baru yaitu penambahan teknologi plasma cluster pada AC otomatis sebagai pengontrol iklim, penambahan teknologi layar sentuh untuk menunjang fasilitas hiburan, perangkat navigasi, audio dengan empat speaker untuk premium sound, TV digital, kamera belakang dan lain sebagainya.

Varian Hybrid memang sangat populer karena memang pemerintah Jepang sangat mengutamakan program Green Car dengan adanya kerjasama dengan berbagai brand otomotif terbesar di Jepang seperti Honda, Toyota dan lain sebagainya. Bahkan, mobil Hybrid asal Jepang mampu menembus pasar Eropa dan Amerika yang bersaing secraketat di industri otomotif. DanHybrid asal negeri Sakura ini sangat sukses di Asia sehingga dijadikan kiblat otomotif dunia.