Rupiah Ditutup Ambruk, USD Perpanjang Tren Penguatan

Nilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal bln. Maret, Rabu (1/3/2017) ditutup makin ambruk dibanding session terlebih dulu. Pelemahan mata uang Garuda berlangsung waktu USD perpanjang trend penguatan pada sebagian mata uang paling utama.

Rupiah Ditutup Ambruk, USD Perpanjang Tren Penguatan
Rupiah Ditutup Ambruk via KursDollar.co.id

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance ditutup pada level Rp13. 367/USD atau juga tak tambah baik dari posisi terlebih dulu Rp13. 339/USD. Gerakan rupiah hari ini ada di kisaran level Rp13. 329-Rp13. 377/USD.

Data Kurs Bank Danamon tunjukkan rupiah selesai pada posisi Rp13. 363/USD dengan gerakan harian Rp13. 347-Rp13. 375/USD. Posisi rupiah memberikan penyusutan dibanding penutupan akhir minggu tempo hari di level Rp13. 338/USD.

Posisi rupiah juga tampak makin lebih buruk pada data SINDOnews bersumber dari Limas yang tunjukkan rupiah di level Rp13. 377/USD. Rupiah masihlah tertekan dibanding terlebih dulu pada level Rp13. 336/USD.

Berdasar pada data dari kurs rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13. 361/USD. Posisi ini tak tambah baik dari posisi tempo hari yang ada di level Rp13. 347/USD.

Seperti ditulis Reuters, USD lebih tinggi sesudah memperoleh dorongan dari harapan kenaikan suku bunga bln. ini, sesaat Presiden AS Donald Trump tidaklah terlalu banyak menuturkan perincian kebijakan stimulus ekonomi. Greenback selalu melindungi trend penguatan pada yen, atau juga naik 0, 6% pada level 113. 48.

Di segi lain euro juga alami penurunan 0, 2% pada USD ke level 1. 0555. Sedang indeks USD yang mengukur greenback pada enam mata uang paling utama yang lain alami lonjakan sebesar 0, 2% di level 101. 57.

Th. ini, perkembangan ekonomi AS dapat meraih 2, 7%. Penjualan ritel AS juga ada dalam level paling cepat dalam lima th.. ” Perekonomian AS sekarang ini sudah kembali di level full-employment. Diluar itu, inflasi juga sudah meraih tujuan The Fed, yaitu 2% mulai sejak Desember 2016, ” tutur Gundy, Selasa (28/2).

Efek kenaikan suku bunga The Fed pasti bikin dollar AS makin perkasa dan juga pada akhirnya melemahkan rupiah. Namun, mata uang Garuda juga mempunyai amunisi dari dalam negeri untuk hadapi desakan dollar AS.

Gundy memprediksi, perekonomian Indonesia selalu ditopang keinginan domestik. Perkembangan mengkonsumsi stabil di kisaran 5% dan juga lalu penyokong paling utama perekonomian Indonesia.