Jual Hewan Qurban yang Memenuhi Syarat Sah untuk Diqurbankan

Kesadaran umat muslim untuk saling membantu sesama salah satunya bisa di pupuk dengan cara menjalankan ibadah qurban. Berbeda dengan zakat atau sodakoh, maka bentuknya adalah dengan memberikan hewan qurban, baik itu sapi atau kambing yang akan disembelih kemudian dibagikan kepada masyarakat. Tentunya ibadah yang satu ini hanya bisa dilakukan ketika hari raya Idhul Adha. Waktu yang paling tepat untuk qurban.

Sudah mulai banyak jual hewan qurban di pasaran yang bisa Anda datangi, tentunya untuk membeli hewan tersebut guna kebutuhan qurban Anda. Karena pilah-pilih juga sangat penting untuk mendapatkan yang terbaik dan memang benar-benar sah untuk digunakan qurban. Tak semua jenis hewan masuk kriteria bisa dijadikan sebagai hewan qurban, ia harus memenuhi beberapa standard, diantaranya adalah

  1. Hewan ternak, seperti misalnya adalah kambing, sapi, unta, biri-biri atau kerbau, hewan yang dalam ketentuan islam termasuk halal dan dapat dikonsumsi.
  2. Sudah cukup usianya, ketentuan berdasarkan usia sendiri berbeda dari masing-masing hewan, seperti misalnya kambing yang usianya sudah mencapai 1 tahun maka bisa diqurbankan, sedangkan sapi, minimal adalah 2 tahun.
  3. Hewan tersebut dalam kondisi yang lengkap atau tidak cacat, tak terdapat kekurangan sedikitpun pada bagian fisik, seperti halnya kehilangan kaki hingga buta.
  4. Hewan harus dalam kondisi yang sehat, agar bisa diambil faedahnya untuk banyak orang, maka hendaknya hewan dalam kondisi sehat, tidak menderita penyakit apapun yang bisa menular pada manusia, termasuk diantaranya juga penyakit antraks yang paling sering ditemui pada hewan ternak.

Daging qurban nantinya akan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu ada 1/3 untuk mereka yang berqurban, sedangkan 1/3 lainnya akan dihadiahkan, juga 1/3 bagian akan disodakohkan. Adapun beberapa hukum dari daging hewan qurban ini, diantaranya adalah:

  1. Bagi yang berqurban sendiri, maka diperkenankan kepada mereka untuk memakan daging tersebut, berbeda dengan aqiqah dimana mereka yang memiliki hajat tak diperbolehkan untuk mengkonsumsinya.
  2. Untuk pembagian daging qurban sendiri harus dalam ukuran yang tepat, dengan ketentuan seperti di atas, yaitu 1/3 bagian untuk dimakan sendiri, 1/3 untuk dihadiahkan sedangkan 1/3 lainnya untuk disodakohkan.
  3. Kulit dari hewan qurban tersebut hendaknya disumbangkan seperti diantaranya bisa dipakai untuk membuat bedug, namun tidak diperbolehkan untuk menjualnya.
  4. Untuk penyembelih dari hewan qurban ini sendiri tidak harus dibayar, karena sudah menjadi kewajiban bagi mereka untuk menyembelihnya tanpa pamrih.

Itulah beberapa ketentuan penting terkait dengan daging hewan qurban. Lalu bagaimana dengan sistem qurban online, dimana pemilik tentunya tak tau rupa asli dari hewan tersebut, bagaimana pembagiannya? Maka mereka tak diberikan 1/3 bagian untuk dimakan sendiri, seluruhnya akan dihadiahkan dan disodakohkan.