Keistimewaan Kota Cairo (Mesir)

Keistimewaan Cairo (Mesir)

Mesir memiliki sejarah yang kental dan panjang dalam peradaban Dunia. Mesir selalu menjadi rebutan penguasa dunia karena kekayaan alam nya yang lengkap diantaranya, sungai Nil yang legendaris, juga ada nya kerajaan-kerajaan yang pernah menguasai mesir diantaranya Mesir Kuno dengan Firaun nya, kerajaan Yunani dengan Alexander, Romawi, Khulafaur Rasyidin, Abbasiyah, Fathimiyah, Utsmani dan lain-lain.

Keistimewaan Cairo (Mesir)
Keistimewaan Kota Cairo (Mesir)

Negeri Seribu Menara, itulah salah satu julukan negara Mesir. Di sebut demikian lantaran Mesir memang mempunyai banyak masjid dengan menara nya. Hal ini terbukti ke manapun kita berpergian di Mesir, kita tak susah menemukan masjid di setiap sudut kota dan jalanan. Kita juga tak usah risau apakah kita sudah memasuki waktu salat atau belum? karena suara azan akan selalu terdengar sayup-sayup merdu di seluruh penjuru negeri ini.

Mesir memang negara Islam yang kaya akan peradaban, budaya dan Sejarahnya. Baik itu peradaban Islam atau non-Islam. Jika kita ingin mempelajari atau menapaki peradaban Islam di Mesir, kita tak akan pernah bisa luput dari peninggalan berbagai dinasti dan kerajaan Islam yang paling awet dan masih ada hingga saat ini tak lain dan tidak bukan, masjid.

Islam masuk ke Mesir pada tahun 640 M. Pada awal-awal peradaban Islam di Mesir, ibu kota nya bukanlah Kairo akan tetapi Fustat.

Fustat

Keistimewaan Cairo (Mesir)
Keistimewaan Kota Cairo (Mesir)

Pasukan Muslim di bawah pimpinan salah satu jenderal terbaik dalam sejarah Islam, Amr ibn Ash RA memasuki wilayah Mesir pada tahun 640 M, kota pertama yang jatuh adalah Babilon pada bulan April 641 M. Amr menargetkan kota selanjut nya adalah Alexandria, ia dan pasukan nya mendirikan kamp di utara Babilon. Suatu hari ketika Amr hendak berangkat ke Alexandria, ia mendapati seekor burung merpati bertelur di atas tenda nya. Amr melihat ini sebagai pertanda dari Allah SWT dan langsung memperingat kan pasukan nya untuk tidak mengganggu burung tersebut. Begitu kembali dari Alexandria dengan membawa kemenangan (November 641 M) Amr memerintahkan pasukan nya untuk menyusun tenda-tenda mereka mengelilingi tenda milik nya sebagai pusat nya.